Pendapatan Penjual Nasi di Bondowoso Ini Turun Drastis akibat Covid-19

Home / Ekonomi / Pendapatan Penjual Nasi di Bondowoso Ini Turun Drastis akibat Covid-19
Pendapatan Penjual Nasi di Bondowoso Ini Turun Drastis akibat Covid-19 Warung makan nasi milik Maryatun di Kampung Kopi Pelita Kelurahan Taman Sari Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
Fokus Berita

TIMESLAMONGAN, BONDOWOSO – Akibat pandemi Virus Corona (Covid-19), sejumlah aktivis pun mulai dibatasi oleh pemerintah. Hal ini juga berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat. Seperti yang diakui penjual nasi, Maryatun (58 tahun).

Warga Kelurahan Taman Sari Bondowoso itu mengaku, bahwa dalam dua pekan ini warungnya, dan nyaris tak ada pembeli.

“Ya semenjak adanya Virus Corona. Pembeli menurun drastis, kami tetap harus jualan meski sepi. Mau bagaimana lagi,” katanya pada TIMES Indonesia, Sabtu (4/4/2020).

Jika biasanya dia menghabiskan beras enam kilogram dalam sehari. Kini, hanya satu kilogram, itu pun masih tersisa.

“Itu pun kadang tidak habis. Ya dimakan sendiri. Kalau masih lebih, dibagikan ke saudara. Kalau nasi kan basi,” katanya.

Demikian itu kata dia, juga berakibat pada penghasilannya. Apalagi berjualan nasi merupakan sumber pendapatan satu-satunya.

“Biasanya hasilnya cukup untuk beli bahan baku. Sekarang tidak nutut penghasilan saya. Sehingga saya jual beberapa pekakas masak untuk modal,” jelasnya.

Dia berharap, wabah Covid-19 ini cepat berakhir. Serta selama wabah ini masih ada, bisa mendapatkan perhatian pemerintah. “Semoga ini cepat berakhir, dan semoga dapat perhatian pemerintah,” harapnya.

Sebegaimana diberitakan sebelumnya, semenjak pandemi Virus Corona (Covid-19). Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengimbau masyarakat tidak berkerumun. Sekalipun beli makanan agar dibungkus. Bahkan disarankan transaksi secara online. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com