Ini Saran Disperindag Lamongan Agar Tidak Panic Buying

Home / Ekonomi / Ini Saran Disperindag Lamongan Agar Tidak Panic Buying
Ini Saran Disperindag Lamongan Agar Tidak Panic Buying Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan, M Zamroni, saat meninjau pasar Sidoarjo, Lamongan. (FOTO: MFA Rohmatillah/ TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESLAMONGAN, LAMONGAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meminta masyarakat Lamongan tidak melakukan panic buying atau belanja berlebih.

Imbauan itu muncul usai Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVid-19 Lamongan, menyatakan, ada 12 pasien positif Corona di Lamongan sesuai hasil uji spesimen yang dilakukan Laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Lantas, bagaimana caranya agar tidak panic buying

"Dan yang lebih penting lagi tidak usah panik atau timbul ketakutan berlebihan, sehingga melakukan pembelian besar-besaran atau menyetok sembako atau makanan lainnya," ujar M Zamroni, Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan, Jumat, (3/4/2020). 

Zamroni meminta masyarakat Lamongan tetap rasional dalam berbelanja. Masyarakat, sambungnya, dimintanya memperhitungkan kebutuhan prioritas dengan menghindari membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

"Belilah keperluan yang memang sangat dibutuhkan dalam jumlah yang cukup untuk orang atau keluarga selama waktu tertentu, yang rasional atau sesuai kemampuan," katanya memberikan tips supaya masyarakat membeli cerdas berbelanja atau smart buying.

pasar-b.jpg

Zamroni pun membeberkan, agar kebutuhan pokok tetap tercukupi saat pandemi. Setidaknya ada beberapa kebutuhan sehari-hari yang bisa dipersiapkan selama pandemi Corona untuk menghindari panic buying.

Mulai dari beras, yang merupakan makanan pokok, menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus selalu tersedia. Meski begitu bukan berarti masyarakat harus membeli beras dalam jumlah besar.

Alasannya, hal itu bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Beras dalam jumlah besar tidak akan baik disimpan terlalu lama karena kualitas dan nilai gizinya akan semakin berkurang. Karena itu, Ia menyarankan warga membeli beras dalam jumlah wajar selama pandemi. 

Lantas kebutuhan lain yang perlu dipersiapkan yakni sereal, telur, roti dan mentega adalah bahan makanan yang bisa dikonsumsi dengan berbagai cara dan beragam kreasi. Namun, tidak perlu panic buying, beli kebutuhan ini dalam jumlah dua kali lipat untuk menjaga kesehatan tubuh selama pandemi. Bahan makanan ini pun bisa disimpan untuk waktu cukup lama.

Berikutnya kebutuhan akan sayuran. Beberapa sayuran seperti wortel, kentang, dan bawang dapat bertahan lama ketika disimpan daripada jenis sayuran lainnya. 

"InsyaAllah pemerintah Kabupaten Lamongan selalu berusaha mempersiapkan dan memantau  secara langsung kebutuhan pokok masyarakat," ucapnya. 

Masyarakat Lamongan juga perlu menyediakan dalam jumlah lebih dari hari-hari biasa selama pandemi Corona dengan menyiapkan perlengkapan kamar mandi, seperti sabun cuci, sabun mandi, sikat gigi dan berbagai perlengkapan mandi lainnya. 

Tetapi, Zamroni meminta masyarakat tetap menjaga jarak saat berbelanja. Caranya dengan berbelanja tidak pada saat jam-jam sibuk. "Pilihlah jam berbelanja saat tidak semua orang punya pikiran sama pergi ke suatu tempat di waktu yang sama," ujarnya.

Himbauan dan tips itu juga dibarengi dengan kepastian ketersediaan pasokan bahan pokok. Zamroni pun menyatakan akan terus mengawasi para pelaku usaha untuk menjamin pemerataan distribusi dan peredaman kenaikan harga.

"Alhamdulillah sampai saat ini masih aman. Di Pasar tradisional, pasar rakyat dan retail modern masih cukup tersedia bahan kebutuhan makanan, bahkan sebagian wilayah kabupaten Lamongan saat ini juga sedang musim panen," tuturnya.

Zamroni juga memberikan saran kepada masyarakat Lamongan untuk bisa turut membantu pemerintah dalam memerangi penyebaran Covid-19. "Ini di mulai dari diri kita sendiri dengan selalu menjaga kebersihan, selalu cuci tangan setiap akan dan sudah melakukan kegiatan, mari kita lawan Covid-19 mulai dari diri kita," katanya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com