Sindir Birokrasi, Presiden RI Jokowi: Saya Nggak Kaget Ada SD Ambruk

Home / Berita / Sindir Birokrasi, Presiden RI Jokowi: Saya Nggak Kaget Ada SD Ambruk
Sindir Birokrasi, Presiden RI Jokowi: Saya Nggak Kaget Ada SD Ambruk Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Setkab RI for TIMES Indonesia)

TIMESLAMONGAN, JAKARTAPresiden RI Jokowi (Joko Widodo) menyindir birokrasi di pemerintahan, terutama lelang pengadaan barang dan jasa, yang masih mempertahankan kultur lamban sehingga menimbulkan banyak masalah di lapangan.

Hal itu diungkapkan presiden pada acara Pembukaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Menurut presiden, masalah lelang pengadaan barang dan jasa sudah bertahun-tahun, sejak dirinya masuk ke pemerintahan 15 tahun yang lalu sampai sekarang, belum berubah banyak, khususnya masalah timing

"Kenapa sih kita tidak mulai yang namanya lelang, lelang pengadaan barang dan jasa itu dimulai bulan Januari. Kenapa terus kita menunggu-nunggu sampai September baru lelang. Ada apa ini, sehingga kualitas barang yang dihasilkan, kualitas produk yang dihasilkan menjadi jelek. Itu pasti pekerjaan yang dilakukan di akhir-akhir, bulan November itu masih ada lelang," tegasnya.

Presiden juga mempersoalkan proses e-procurement, bukan e-purchasing melainkan e-tendering, untuk konstruksi sebesar Rp 31 triliun yang masih di mulai di bulan November.

"Ini konstruksi lho ya, bukan pengadaan barang dan jasa, kaya gini diterus-teruskan, mau jadi apa barang itu. Kalau ada jembatan ambruk, ada SD ambruk, ada gedung SMP ambruk, ya nggak kaget saya," ujar presiden.

Untuk itu, presiden menegaskan di Pemerintah Pusat akan segera diserahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), dan hari itu juga ia akan langsung memerintahkan langsung dilelang karena pekerjaannya besar sekali.

"Kultur seperti ini harus kita mulai meskipun sudah beberapa kali juga saya ingatkan, kultur seperti ini harus dimulai. Bekerja dimulai Januari itu penting sekali sehingga kita mempunyai rentang waktu yang panjang dalam mengerjakan setiap program karena itu juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi," tutur Presiden RI Jokowi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com