Sidang MK, Ini Himbauan MUI Lamongan

Home / Berita / Sidang MK, Ini Himbauan MUI Lamongan
Sidang MK, Ini Himbauan MUI Lamongan Kiai Haji Abdul Aziz Khoiri, Ketua MUI Lamongan memberikan himbauan ke warga Lamongan, Jumat, (14/6/2019). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESLAMONGAN, LAMONGANMUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meminta masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah berlangsungnya sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), hari ini.

“Kedamaian adalah kebutuhan kita bersama, menjaga stabilitas, kondusivitas, kesatuan dan persatuan di Kabupaten Lamongan,” kata Kiai Haji Abdul Aziz Khoiri, Ketua MUI Lamongan.

Untuk diketahui, proses hukum sengketa Pemilu 2019, diajukan oleh pasangan Prabowo-Sandiaga ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat, (14/6/2019) dan akan diputuskan Jumat, (28/6/2019).

“Mari kita ciptakan Lamongan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, persatuan kita jaga sebaik-baiknya di Lamongan,” ucapnya

Ia meminta, masyarakat mempercayakan semua pada mekanisme hukum, sehingga tidak sampai menimbulkan gejolak yang dapat mengganggu stabilitas, kondusivitas, persatuan dan kesatuan.

“Kita tidak senang adanya kerusuhan, siapapun setiap manusia, setiap agama pun juga tidak senang jika ada kerusuhan,” ujar Kiai Azis. MUI Lamongan, sambungnya, juga dengan tegas menolak segala bentuk kerusuhan karena kerusuhan adalah musuh masyarakat.

“Kita mengacu pada agama, apa yang dipesankan nabi, babussalam, sebar luaskan keselamatan, keselamatan harus didahulukan sebelum bicara ekonomi atau lainnya, keselamatan ini lebih didahulukan karena betapa perlunya orang itu selamat. Berilah saudara-saudara kita yang tidak mampu,” tuturnya.

Lebih jauh, Kiai Azis, masyarakat Lamongan tidak terpancing untuk melakukan aksi demonstrasi yang bisa menyebabkan kerusuhan. “Mari kita berdoa pada Allah, kita memohon keselamatan, mari kita khoirunnas anfa'uhum linnas sebaik-baiknya manusia adalah memberi manfaat bagi semua orang,” katanya.

Senada, himbauan MUI Lamongan untuk menjaga perdamaian yang sudah tercipta ini juga diamini oleh sejumlah elemen masyarakat Lamongan, mulai dari ibu rumah tangga, hingga para pendekar IKSPI Kera Sakti Lamongan.

“Kami masyarakat Lamongan cinta damai dan hidup rukun, kami menolak segala bentuk kerusuhan. Kami juga mendukung TNI Polri untuk menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat," kata Emi, satu di antara ibu rumah tangga di Lamongan bersama belasan ibu-ibu lainnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com