Temui Mentan RI, Wabup Talaud Siap Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Home / Berita / Temui Mentan RI, Wabup Talaud Siap Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional
Temui Mentan RI, Wabup Talaud Siap Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Moktar Arunde Parapaga menemui Mentah RI Syahrul Yasin Kompi di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta. (FOTO: Kementan RI for TIMES Indonesia).

TIMESLAMONGAN, JAKARTA – Wakil Bupati Kepulauan Talaud (Wabup Talaud) , Moktar Arunde Parapaga mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan RI) melakukan percepatan tanam 2020-2021. Karena itu, ia meminta dukungan penuh Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo agar Kepulauan Talaud mampu berkontribusi besar pada ketahanan pangan nasional.

"Kami memiliki lahan yang subur dan tanaman endemik serta tanaman hortikultura lainnya yang perlu ditingkatkan. Hampir semua yang kami butuhkan pak Mentan setujui," ujar Moktar saat menggelar silaturahmi dengan Mentan SyahruI Yasin Limpo di kantor Kementan RI, Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2020).

Dalam pertemuan ini, kata Moktar, Mentan Syahrul juga menginstruksikan agar Kabupaten Talaud berkonsentrasi pada satu tanaman jagung. Oleh sebab itu, ia mengaku sudah merangsang para petani di wilayah kerjanya untuk menyiapkan lahan cocok tanam yang bida ditanami monokultur jagung.

"Kami sudah berbicara kepada pak Mentan untuk membantu mulai dari bibit berkualitas, pupuk, dan peralatan yang memadai," terang Moktar.

Moktar menjelaskan, alasan Mentan yang memintanya fokus pada tanaman jagung karena Kep Talaud berbatasan langsung dengan Filipina. Sehingga sangat mudah dalam melakukan lalu lintas ekspor.

Perlu diketahui, saat ini permintaan jagung dari Filipina sangat tinggi. Seehingga kesempatan tersebut harus dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan ekspor. "Sesuai arahan dari pak Mentan kita harus bertuju pada ekspor. Jadi nilai ekonomi yang akan kita pikirkan," tandasnya.

Wabup Talaud ini berharap, dengan dukungan dari Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo nantinya kebutuhan lokal tidak perlu lagi bergantung pada impor, dan Kabupaten Talaud bisa menjadi daerah penyanggah nasional bahkan daerah lumbung ekspor nasional. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com