Lagi, Petani di Gresik Meninggal akibat Tersengat Listrik Jebakan Hama Tikus

Home / Berita / Lagi, Petani di Gresik Meninggal akibat Tersengat Listrik Jebakan Hama Tikus
Lagi, Petani di Gresik Meninggal akibat Tersengat Listrik Jebakan Hama Tikus Petani yang meninggal dunia di sawah saat dievakuasi oleh petugas polisi (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMESLAMONGAN, GRESIKpetani di Kabupaten Gresik, Jawa Timur kembali tersengat listrik jebakan hama tikus di sawah. Peristiwa nahas ini menimpa Asan, warga Desa Dungus, Kecamatan Cerme.

Sebelumnya, pada pekan lalu kejadian yang sama juga terjadi di Desa Mentaras dan Bulangan Kecamatan Dukun. Para petani itu tersengat listrik saat di sawah.

Pada bulan Februari saja, sudah ada empat orang petani di Gresik meninggal dunia akibat tersengat listrik jebakan hama tikus. Korban paling banyak berasal dari Kecamatan Dukun.

Petani berusia 70 tahun ini terbujur kaku di pematang sawah pada Jum'at (14/2/2020) dinihari. Usai tersengat listrik jebakan tikus di sawah.

Kapolsek Cerme, AKP Nur Amin membenarkan peristiwa maut tersebut. Berdasarkan keterangan yang didapat polisi korban meninggal di pematang sawah.

Berdasarkan keterangan saksi, sewaktu pergi kesawah melihat lampu senter yang menyala ke atas di sawah yang bersebelahan dengan sawah miliknya. 

"Setelah dicek ternyata mayat Asan terlentang dengan kondisi senter menyala," kata Kapolsek Cerme, Jumat (14/2/2020).

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindito Putro mengaku heran dengan petani yang masih memakai jebakan tikus dari aliran listrik.

"Padahal sudah kita sosialisasikan di Desa Sukoanyar, Cerme bersama para petani di sawah," kata Eko.

Selain sosialisasi, para petani akan diberi pemahaman soal bahaya akibat tersengat listrik jebakan hama tikus. Selain tak ramah lingkungan, cara itu sangat membahayakan. "Sudah kita sosialisasi di Dukun, kemarin. Kita kumpulkan petani Gresik. Dan sepakat agar aliran listrik ke sawah untuk jebakan hama tikus dicopot," imbuhnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com